SUPRIATIN, HETIN (2025) PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MENGEKSPRESIKAN FANATISME SUPORTER SEPAK BOLA 'NORTHERNWALL' (Analisis Deskriptif Erving Goffman ditinjau dari Fanatisme Bobotoh Persib Melalui Media Sosial Instagram @northernwall20). Skripsi thesis, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG.
|
Text
1. COVER.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (462kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (1MB) |
|
|
Text
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (1MB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (510kB) |
|
|
Text
7. BAB I.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (621kB) |
|
|
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (475kB) |
|
|
Text
00. Skripsi Hetin Supriatin.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
14. CEK PLAGIARISME HETIN SUPRIATIN.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Fenomena fanatisme dalam komunitas suporter sepak bola tidak hanya hadir dalam bentuk dukungan di stadion, namun juga telah berkembang melalui ruang digital seperti media sosial. Northernwall, salah satu komunitas suporter Persib Bandung, memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi dan ekspresi kolektif untuk menunjukkan loyalitas dan identitas kelompoknya. Penelitian ini menggunakan teori fanatisme yang menjelaskan fanatisme sebagai keterikatan emosional dan dedikasi yang kuat terhadap suatu objek. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori dramaturgi dari Erving Goffman untuk melihat perbedaan antara ruang front stage (tampilan Instagram) dan back stage (kehidupan nyata komunitas). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap narasumber utama (pengelola akun Instagram Northernwall) dan narasumber pendukung. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik berdasarkan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi sebagai ruang representasi visual (front stage) di mana fanatisme direkayasa secara estetis melalui konten matchday, giant flag, dokumentasi tribun, hingga narasi solidaritas. Sementara di ruang back stage, fanatisme sudah ada dalam bentuk yang lebih nyata dan sederhana, seperti kekompakan di tribun, aksi sosial, dan interaksi personal antaranggota. Media sosial memperkuat fanatisme yang telah tumbuh di kehidupan nyata, sekaligus memperluas jangkauan identitas kolektif komunitas ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana penting dalam membangun dan menampilkan fanatisme suporter secara strategis. Tampilan visual yang dikurasi di Instagram bukan sekadar dokumentasi, melainkan alat untuk mempertegas citra, memperkuat loyalitas, dan menghubungkan identitas komunitas dengan publik secara luas. Kata Kunci: Northernwall, Fanatisme, Instagram, Suporter
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | SIK.25.0140 |
| Uncontrolled Keywords: | PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM |
| Subjects: | Skripsi S1 > Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (FISIP) > Ilmu Komunikasi (S1) |
| Depositing User: | Unnamed user with email hetinsupriatin@gmail.com |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 02:27 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/8265 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
