ANALISIS PERKUATAN TANAH MENGGUNAKAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PROGRAM PLAXIS 2D V.8.6 DAN METODE FELLENIUS (STUDI KASUS PROYEK PERBAIKAN LERENG SUNGAI CIHIDEUNG, DESA RANJENG, KECAMATAN CISITU, KABUPATEN SUMEDANG)

Giri, Jaya (2019) ANALISIS PERKUATAN TANAH MENGGUNAKAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PROGRAM PLAXIS 2D V.8.6 DAN METODE FELLENIUS (STUDI KASUS PROYEK PERBAIKAN LERENG SUNGAI CIHIDEUNG, DESA RANJENG, KECAMATAN CISITU, KABUPATEN SUMEDANG). Skripsi thesis, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG.

[img] Text
01_Cover.pdf

Download (53kB)
[img] Text
02_Lembar_Pengesahan.pdf

Download (30kB)
[img] Text
08_ABSTRAK-DAFTAR_TABEL.pdf

Download (187kB)
[img] Text
09_BAB_I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (98kB)
[img] Text
10_BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
11_BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
12_BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
13_BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)
[img] Text
14_DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (93kB)

Abstract

Kelongsoran suatu tanah dapat diartikan sebagai akibat dari peningkatan tegangan geser tanah atau menurunnya kekuatan geser suatu massa tanah. Kekuatan geser dari massa suatu tanah tidak mampu untuk memikul beban kerja yang terjadi diatasnya. Penyebab dari kelongsoran maupun gangguan stabilitas lereng lainnya yaitu akibat dari kegiatan manusia maupun kondisi alam sekitar. Kedua penyebab tersebut sangat berbahaya bagi masyarakat lingkungan sekitar. Pada Studi Kasus di Sungai Cihideung, Desa Ranjang, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, penyebab terganggunya stabilitas tanah karena faktor alam itu sendiri, yaitu adanya banjir di karenakan curah hujan yang tinggi di hulu sungai yang mengakibatkan terjadinya kenaikan debit yang sangat besar di Sungai Cihideung. Sehingga dilakukan penelitian ini untuk menganilisis stabilitas struktur dengan mencari angka keamanan lereng menggunakan program bantuan Plaxis 2D V.8.6 dan Metode Fellenius. Hasil analisis stabilitas lereng asli akan diperkuat dengan menggunakan penahan tanah beton bertulang. Hasil analisis didapatkan bahwa stabilitas lereng tanah tanpa perkuatan tidak aman. Analisis dengan menggunakan Program Plaxis 2D V.8.6 didapatkan nilai Safety Factor sebesar 1.094, sedangkan analisis dengan Metode Fellenius di dapatkan nilai Safety Factor sebesar 1.117. Hasil angka aman untuk lereng dengan perkuatan Dinding Penahan Tanah Beton Bertulang tipe Kantilever dengan Program Plaxis 2D V.8.6 di dapatkan nilai Safety Factor sebesar 1.609, sedangkan analisis dengan Metode Fellenius di dapatkan nilai Safety Factor sebesar 8.364.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: PERKUATAN TANAH, PENAHAN TANAH, METODE FELLENIUS
Subjects: Skripsi S1 > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 28 Jul 2020 02:29
Last Modified: 28 Jul 2020 02:29
URI: http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/725

Actions (login required)

View Item View Item