PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT KAYU PADA CAMPURAN AC-BC PENETRASI 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL

LOPES, PEDRO LUIS (2024) PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT KAYU PADA CAMPURAN AC-BC PENETRASI 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP.

[img] Text
cover 1.pdf

Download (107kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (66kB)
[img] Text
Lembar pernyataan.pdf

Download (171kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (74kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (81kB)
[img] Text
TUGAS AKHIR-PEDRO LUIS LOPES 5013 (1).pdf

Download (6MB)
[img] Text
DAFTAR PUSKATA.pdf

Download (137kB)
[img] Text
Hasil plagiarisme.pdf

Download (180kB)

Abstract

Meningkatnya volume lalu lintas kendaraan, berakibat pada peningkatan beban kendaraan, hal ini sering menjadi penyebab kondisi jalan mengalami kerusakan, akibat kondisi jalan yang buruk sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat. Selain faktor beban kendaraan yang lebih besar dari kapasitas beban sehingga terjadi kerusakan, faktor iklim dan cuaca juga sangat berpengaruh pada kekuatan, keawetan, maupun ketahanan lapiran perkerasan jalan. Lapisan perkerasan jalan yang menggunakan aspal sebagai perkerasan lentur yang umum digunakan dan bersifat structural adalah Lapisan Aspal (Laston) Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serabut kelapa sebagai pengisi terhadap agregat dalam campuran Laston AC-BC. Pertama dicari terlebih dahulu nilai kadar aspal optimum tanpa penambahan serabut kayu dan dilanjutkan pembuatan benda uji dengan kadar aspal optimum dengan bahan tambah serabut kayu untuk mendapatkan variasi kadar serabut kayu yang optimal dengan melakukan pengujian marshall. Dari Hasil Pengujian yang dilakukan, kadar aspal optimum yang sesuai spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018 dengan campuran Laston AC-BC didapat 7 %. Lalu disubstitusi terhadap agregat dengan bahan tambah serabut kayu dengan variasi 2 %, 3 %, dan 4 %. Dari hasil kadar aspal optimal normal sebesar 5,2 %. Maka campuran Laston AC-BC dengan kadar aspal 7 % ditambah variasi serabut kayu 2% mendapatkan kadar aspal optimum 5,%, kemudian ditambah variasi 3% mendapatkan kadar aspal optimum 5,4 %, dan ditambah variasi 4% mendaptatkan kadar aspal optimum 5,5% serta menggunakan aspal pertamina 60/70 mendapat hasil pengujian Marshall yang beberapa parameter tidak memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga tahun 2018. Kata kunci – Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC),Perkarsan jalan, Serabut Kayu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: STS.24.0027
Subjects: Skripsi S1 > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: user unggah 1
Date Deposited: 17 Jul 2024 03:28
Last Modified: 17 Jul 2024 03:28
URI: http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/3941

Actions (login required)

View Item View Item