PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SERABUT KELAPA PADA CAMPURAN AC – BC PENETRASI 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL

JUNANDA, ARGA (2023) PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SERABUT KELAPA PADA CAMPURAN AC – BC PENETRASI 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP.

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (563kB)
[img] Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (552kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text
TUGAS AKHIR (LENGKAP).pdf

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Abstrak Salah satu hasil alam yang berpotensi dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada aspal adalah serabut yang berasal dari buah kelapa. Dalam penelitian ini, serat serabut kelapa dijadikan sebagai bahan tambahan pada Campuran AC-BC. Serat serabut kelapa dipotong dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan. Pada bagian seratnya mudah patah dan sobek yang dapat menambah luas permukaan yang membutuhkan jumlah aspal yang lebih banyak dalam campuran, sehingga kadar aspal yang dipakai dapat efektif mengikat dan menyelimuti agregat serta memberikan lapisan film aspal yang cukup tebal. Tulisan ini mencoba meneliti limbah padat berupa serat serabut kelapa yang berasal dari sisa tempurung kelapa, berupa seratnya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan penambah dalam campuran aspal karena jumlahnya yang sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai karakteristik Marshall pada campuran aspal dengan menggunakan serat serabut kelapa yang sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan serat serabut kelapa akan mempengaruhi karakteristik campuran aspal. Dari data Marshall Test yang didapatkan diperoleh nilai Bulk Density kadar 7% (2,258 gr/cc), 8% (2,243 gg/cc), 9% (2,243 gr/cc). Nilai Stabilitas kadar 7% (1264,5 kg), 8% (983,5 kg), 9% (913,3 kg). Nilai Air Void kadar 7% (4,33%), 8% (4,96%), 9% (4,96%). Nilai Voids Filleds Bitumen kadar 7% (77,07%), 8% (77,06%), 9% (77,04%). Nilai Void Mineral Aggregate kadar 7% (19,95%), 8% (21,33%), 9% (22,20%). Nilai Flow kadar 7% (2,20 mm) 8% (3,60 mm), 9% (4,10 mm). Kata kunci: Serat Serabut Kelapa, AC-BC, Karakteristik Marshall

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: STS.23.0022
Uncontrolled Keywords: Serat Serabut Kelapa, AC-BC, Karakteristik Marshall
Subjects: Skripsi S1 > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: user unggah 1
Date Deposited: 17 Jul 2024 03:12
Last Modified: 17 Jul 2024 03:12
URI: http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/3927

Actions (login required)

View Item View Item