PENELITIAN UJI LABORATORIUM PENGARUH PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP WORKABILITY DAN KUAT TEKAN BETON

RIZQUITA, GIFARY QALBY (2020) PENELITIAN UJI LABORATORIUM PENGARUH PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON TERHADAP WORKABILITY DAN KUAT TEKAN BETON. Skripsi thesis, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP BANDUNG.

[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (7MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (79kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB)
[img] Text
COVER.pdf

Download (156kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
PENGESAHAN & PERNYATAAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (126kB)

Abstract

Seiring dengan berkembangnya jaman banyaknya penggunaan beton dalam konstruksi akan mengakibatkan meningkatnya kebutuhan material pembentuk beton, sehingga memicu pengeksplorasian penambangan bahan material yang berlebihan. Pemakaian beton ringan dalam berbagai aplikasi teknologi konstruksi modern meningkat sangat cepat. Berbagai keuntungannya yaitu, pemakaian bahan material lain sebagai pengganti bahan dasar beton serta berat jenis yang lebih kecil. Alternatif yang digunakan guna mengatasi masalah tersebut yaitu menggunakan batu apung sebagai agregat kasar untuk mengurangi berat isi beton menjadi beton ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mengevaluasi penggunaan batu apung dalam pada campuran beton sebagai pengganti agregat kasar terhadap workability dan kuat tekan beton. Benda uji berupa silinder beton ukuran 15x15x15 cm. setiap variasi adukan berjumlah 8 buah benda uji. Proses pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari. Proporsi campuran beton ringan sebanyak 6 variasi adukan. Batu apung sebagai agregat kasar dengan ukuran 5-10. Hasil penelitian menunjukkan penambahan variasi lusi sebesar 5%-10% mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kuat tekan dan penurunan porositas beton ringan, selanjutnya pada penambahan lusi sebesar 20%, 30% dan 40% cenderung mengalami penurunan kuat tekan dan peningkatan porositas beton ringan. Sedangkan, kadar optimum penambahan lusi terhadap kuat tekan tertinggi dan porositas terendah terjadi pada beton noraml. Dari hasil penelitian ini, maka bisa direkomendasikan untuk diaplikasikan sebagai beton kelas II, paving block mutu C dan bata beton pejal mutu I.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Batu apung, Subtitusi, Kuat tekan, Workability, Beton ringan
Subjects: Skripsi S1 > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 16 Jul 2021 06:15
Last Modified: 16 Jul 2021 06:15
URI: http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/1424

Actions (login required)

View Item View Item