PENGARUH CAMPURAN SULPHONATED NAPHTHALENE FORMALDEHYDE (SNF) SUPERPLASTICIZER POWDER DAN BOTTOM ASH SEBAGAI CAMPURAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Kusdian, Didin and Herdy dianna (2019) PENGARUH CAMPURAN SULPHONATED NAPHTHALENE FORMALDEHYDE (SNF) SUPERPLASTICIZER POWDER DAN BOTTOM ASH SEBAGAI CAMPURAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Prosiding SoBAT (Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi dan Teknik) Universitas Sangga Buana YPKP, Vol. 1 (1). pp. 64-77. ISSN 978-623-92199-0-1

[img] Text
Prosiding Sobat_7.pdf

Download (3MB)

Abstract

Infrastruktur di indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, adanya industri beton menjadi penopang kemajuan infrastruktur yang begitu pesat. Kemudahan dalam pencetakan, keawetan, dan perawatanya yang membuat beton banyak diminati. Serta Bottom ash dari limbah hasil pembakaran batu bara dimana jumlahnya akan terus bertambah selama industri terus berproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variasi campuran bottom ash dari 10%, 20% dan 30% sebagai campuran semen, serta tambahan sulphonated naphthalene formaldehyde (snf) superplasticizer powder, dengan rencana kuat tekan beton k-350. Hasil dari penelitian ini campuran Bottom Ash 10% memiliki kuat tekan yang paling tinggi dibandingkan percobaan yang lainya, angka kuat tekanya relatif jauh bila dari percobaan Bottom Ash 10% ke Bottom Ash 20%. Dan Perbedaan kuat tekan dari Bottom Ash 20% ke Bottom Ash 30% tidaklah terlalu signifikan yaitu Uji benda Bottom Ash 20% memiliki Kuat tekan 4,06 MPa, Bottom Ash 30% memiliki Kuat tekan 2,77 Mpa, Sedangkan pada Bottom Ash 10% memiliki Kuat tekan 11,07 Mpa.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Beton, Bettom Ash, Kuat tekan
Subjects: Prosiding USBYPKP > Prosiding Sobat (sosial politik, bisnis, akuntansi dan teknik) > Prosiding Sobat Ke-1
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1)
Depositing User: Rizal Dwi
Date Deposited: 27 Nov 2019 08:59
Last Modified: 26 Jan 2021 04:46
URI: http://repository.usbypkp.ac.id/id/eprint/199

Actions (login required)

View Item View Item